Tampilkan postingan dengan label Materi PHP. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Materi PHP. Tampilkan semua postingan

PHP Tutorial I : Installasi web server dan database server

Sabtu, 27 Februari 2010

Pada utorial ini mari kita belajar bersama menginstall web server dan database server di komputer kita. Hal ini sangat berguna untuk belajar dan mencoba script kita. Bayangkan apabila belajar PHP saja harus bolak-balik upload lewat FTP. Sungguh tidak menyenangkan tentunya.

Di bagian ini kita akan mempersiapkan hal-hal

yang dibutuhkan untuk belajar PHP. Lihat daftar berikut:

  1. >Installer Server: AppServ, Xampp, dan lain-lain
    AppServ adalah paket installer untuk Windows yang membundel program opensource yang terdiri dari:
  2. Text editor: Notepad atau lainnya (Scite, Ultra Edit, Notepad++, dan lain-lain)
    PHP adalah berupa script yang tidak perlu dikompilasi. Dengan menggunakan Notepad pun kita sudah bisa, akan tetapi apabila ingin lebih mudah kita bisa memanfaatkan software text editor yang memang didesain untuk itu. fasilitas yang biasanya ada adalah syntax hiliter dan line numbering.
  3. Browser: Internet Explorer atau lainnya (Mozilla Firefox, Opera, dan lain-lain)
    Browser digunakan untuk menampilkan script yang telah kita buat.

Yang harus Anda lakukan adalah mendapatkan paket installer. Untuk tutorial kali ini digunakan Appserv. Kita bisa memperolehnya di http://www.AppServNetwork.com dengan ukuran sekitar 14kb untuk AppServ versi 2.5.8. Sekarang mari kita install.

  1. Klik ganda file yang telah kita peroleh tadi
    instalasi appserv langkah 1

  2. Klik agree untuk melanjutkan installasi
    instalasi appserv langkah 2
  3. Klik next atau ganti "Destination Folder" apabila Anda ingin menginstallnya di tempat lain
    instalasi appserv langkah 3

  4. Karena semua paket instalasi dibutuhkan, maka langkah selanjutnya adalah klik next
    instalasi appserv langkah 4

  5. Isikan "Server Name" misalnya localhost, dan email Anda misalnya eko@imut.com, selanjutnya klik next
    instalasi appserv langkah 5
  6. Isi password Anda dua kali dan klik install
    instalasi appserv langkah 6

  7. Proses instalasi akan berjalan dan tunggu hingga selesai. Klik Finish
    instalasi appserv langkah 7

    instalasi appserv langkah 8

  8. Buka browser Anda misalnya Internet Explore dan ketikkan localhost di address bar, kemudian tekan enter. Apabila muncul tampilan seperti gambar di bawah ini berarti proses instalasi sudah berhasil.
    tampilan localhost dari appserv

  9. Selanjutnya klik tulisan phpMyAdmin Database Manager atau ketik localhost/phpmyadmin di address bar kemudian tekan enter.
  10. Kemudian Anda diminta mengisikan username dan password.
    Username : root
    Password : sesuai yang Anda isikan waktu instalasi
    password di phpmyadmin

  11. Klik OK, kemudian akan muncul tampilan seperti ini:
    phpmyadmin screenshot

  12. Proses installasi webserver dan database server selesai dan berfungsi sebagaimana mestinya. Selanjutnya kita bisa melanjutkan ke tahap selanjutnya.

PHP Tutorial III: Belajar PHP dari awal

Setelah menginstall server web, PHP dan server adatabase yang dibundle dalam appserv, mari kita belajar syntax-syntax PHP. Bagi Anda yang belum pernah belajar pemrograman sebelumnya tidak usah takut belajar karena PHP sangatlah mudah dan tidak harus menghafal keseluruhan syntax. Melihat cheatsheet adalah suatu hal yang biasa bagi pemula bahkan bukan suatu hal yang memalukan bagi yang sudah mahir

sekalipun.

Setelah kita menginstall appserv maka beginilah susunan direktori kita:

  • C:/appserv
    • Apache2.2
    • MySQL
    • php5
    • www
      • appserv
      • phpMyAdmin
      • belajar

Kita dapat mengakses / mengeksekusi file php kita dengan mengetikkan alamat di web browser kita (firefox, ie, opera, dll). Silahkan ketik localhost di browser Anda. Maka akan tampil halaman pembuka dari appserv.
Apabila kita mengetik localhost maka file yang diakses adalah c://appserv/www/index.php

Mari kita belajar syntax-syntaxnya. Terlebih dahulu mari kita buat sebuah direktory baru dengan nama belajar. Letaknya adalah C:/appserv/www/belajar
Setelah selesai mari kita buka notepad atau text editor lain yang Anda suka. Ketik beberapa baris kode berikut ini:

  1. echo 'hai aku belajar php dengan gecko, loh!!';
  2. ?>

Kemudian simpan dengan nama halo.php

Perlu digarisbawahi, pastikan extensi dari file Anda adalah *.php. Untuk notepad cara menyimpannya adalah pilih Save As | file type ganti dengan All Files | ketik nama filenya; halo.php | save

Sudah selesai. Tinggal mengakses dengan browser. Caranya ketik localhost/belajar/halo.php di browser kemudian pencet enter.
Coba juga mengetikkan localhost/belajar. maka kita akan melihat list file yang ada di direktori belajar. Mengapa? karena kita tidak membuat file devault di direktori kita. Biasanya berupa file dengan nama index.php atau index.htm atau index.html.

Coba lagi dengan membuat mengetikkan syntax berikut:

  1. // selain pakai echo, dengan print juga bisa
  2. print "halo, belajar php dengan mudah yuk!!!!!!";
  3. ?>

  4. Aku di luar syntax php. jadi aku adalah HTML biasa

Sudah pinter khan? Ntar dilanjut lagi. Saran penulis, banyak baca... di sini sebagai awalnya. Anda yang bisa mengembangkannya sendiri

Prinsip Dasar Pemrograman PHP

Sebelum lebih jauh mari kita kenali dulu struktur dan aturan dasar dalam pemrograman PHP. Dalam tutorial kali ini alat yang diperlukan yaitu:

  • Editor text yang bagus, bukan sekedar notepad. Tapi kita membutuhkan editor text yang memberikan kemudahan kepada kita misalnya text highliting, auto completion, line numbering dll. Penulis memakai Notepad++.
  • Browser: Firefox, opera atau IE

a. Awal dan Akhir Tags PHP

Pada contoh di bawah ini kita akan menggunakan sebagai akhir tags PHP. Semua karakter di dalam tags PHP ( sesudah ) akan diolah oleh intrepeter PHP. Sedangkan di luarnya ( sebelum ) akan diabaikan oleh intrepeter PHP.

Untuk jelasnya mari kita lihat contoh berikut:

  1. Lima ditambah lima sama dengan:
  2. Tiga ditambah tiga sama dengan :
  3. print 3 + 3;
  4. ?>
  5. "http://www.gecko.web.id">gecko
  6. "http://www.gecko.web.id/watermark.jpg">

Contoh di atas sama saja dengan kode HTML berikut:

  1. Lima ditambah lima sama dengan:
  2. 10

  3. Tiga ditambah tiga sama dengan :
  4. 6

  5. "http://www.gecko.web.id">gecko
  6. "http://www.gecko.web.id/watermark.jpg">

Dan di browser menghasilkan:

hasil belajar contoh satu

Di PHP versi-versi terdahulu juga menggunakan short open tags. Tags ini masih berfungsi di PHP 5 akan tetapi dapat dinon aktifkan dengan merubah konfigurasi PHPnya. jadi lebih baik menggunanan

b. Whitespace

  1. "Hello"; print " World!"; ?>

Perhatikan kode di atas. Sulit dibaca bukan? akan lebih baik apabila ditulis demikian.

  1. print "Hello";
  2. print " World!";
  3. ?>

Lebih mudah dibaca bukan?

Berikut penulisan yang kurang pas, walaupun menghasilkan tampilan yang sama di browser

  1. print "Hello";
  2. print " World!";
  3. ?>
  4. Terlalu mengumbar enter heheheh.

  5. Kalau yang dibawah terlalu banyak spasinya.
  6. print "Hello" ;
  7. print " World!" ;
  8. ?>
  9. kalo yang di bawah ini terlalu mepet. terlalu pelit spasi

  10. "empet-empetan jadi susah bacanya"; ?>

c. Case-Sensitivity

Fungsi-fungsi di PHP tidak case sensitive. Jadi tidak ada perbedaan anatara penggunaan huruf besar dan kecil. Contoh di bawah ini menghasilkan output yang sama.

  1. // Empat baris script ini menghasilkan output yang sama
  2. print number_format(285266237);
  3. PRINT Number_Format(285266237);
  4. Print number_format(285266237);
  5. pRiNt NUMBER_FORMAT(285266237);

Di beberapa sumber menyebutkan bahwa eksekusi fungsi dengan huruf kecil lebih cepat daripada fungsi yang ditulis dengan huruf besar atau ditulis menggunakan kombinasi huruf besar dan kecil. Jadi ga ada ruginya menggunakan huruf kecil saja, betul?

Catatan: Berbeda halnya kalau berurusan dengan file. Di server dengan mesin LINUX penamaan file adalah case sensitif. File dengan nama gecko.jpg berbeda dengan GECKO.JPG

d. Comment

Di PHP ada 2 macam comment:

  • single line comment
  • multi line comment

Single Line Comment bisa menggunakan # atau //

Contoh penggunaannya sebagai berikut:

  1. print "Belajar PHP bareng gecko"; //ini adalah komentar
  2. //bisa juga ditulis di sini
  3. print "

    Belajar menuliskan komentar di PHP"; #bisa juga memakai tanda pagar

  4. #menggunakan tanda pagar untuk komen
  5. #ini juga masih komen
  6. //belajar itu enaknya praktek langsung, betul????
  7. ?>

Multi line comment menggunakan tanda /* sebagai awal dan */ sebagai akhir komentar

Contoh penggunaannya sebagai berikut:

  1. echo 'ini kode PHP';
  2. /* INI ADALAH CONTOH PENGGUNAAN KOMEN
  3. di bagian ini masih komen
  4. ini juga masih komen
  5. emmmm.. belajar PHP menyenangkan yah...
  6. - betul??
  7. - walaupu ada kode PHP
  8. di dalam juga masih di anggap komen. Betul???
  9. - tags HTML juga ga masalah
  10. - tetep dianggap komen
  11. INI AKHIR KOMENNYA> LIHAT TANDANYA */
  12. echo 'Kalo ini sudah bukan komentar lagi';
  13. ?>

catatan: kalo HTML komennya seperti ini

  1. echo 'hai..... aku ditulis pake PHP'; //hi aku komen PHP
  2. ?>

Sudah faham khan? Kalo ada pertanyaan, silahkan...

Semoga berguna

Related Posts with Thumbnails
 
 
 
 
Copyright © My Blog